Yogyakarta Gelar Festival Seni Anak

TEMPO.CO , Jakarta:Taman Budaya Yogyakarta bakal menggelar festival bertajuk Gelar Seni Anak 2012 pada 25-30 November 2012. Acara Gelar Karya Seni Anak ini merupakan pelaksanaan dari program Art for Children 2012 yang digagas Taman Budaya Yogyakarta. Lebih dari 200 anak dan remaja dilibatkan dalam agenda ini.

Ketua Panitia Gelar Seni Anak Sri Eka Kusumaningayu menuturkan acara ini menjadi ruang mengasah ekspresi dan kreatifitas anak di Yogyakarta. »Saat ini banyak sanggar seni anak di Yogyakarta,” kata dia, Kamis, 22 November 2012. »Keberadaannya sanggar seni itu butuh ruang ekspresi bersama.”

Lewat kegiatan itu Taman Budaya Yogyakarta berharap menjadi langkah nyata dalam mendorong kecintaan anak pada bidang seni yang dinilai penting dalam pertumbuhan anak.  »Sekaligus mengingatkan peran orang tua soal peran kesenian itu bagi anaknya.”

Gelar Karya Seni Anak ini diisi berbagai acara, seperti workshop dolanan anak, Lomba pidato bahasa Jawa, dolanan bocah, membaca aksara Jawa, pameran seni rupa anak, dan puncaknya pentas operet anak berjudul ‘Petuah Sang Garuda’.

Dalam pementasan operet kolaborasi anak itu akan menampilkan 150 anak peserta program Art for Children.  »Untuk mementaskan operet kolaborasi ini, para anak telah berlatih selama sebulan,” katanya.

Broto Wijayanto, sutradara operet kolaborasi anak menjelaskan, operet kolaborasi ini selain untuk menguji mental anak didik AFC sekaligus ruang berapresiasi kepada masyarakat. »Saat ini memang jarang ada operet kolosal di gelar di Yogya,” kata dia. 

PRIBADI WICAKSONO

Berita Terpopuler

Pevita Pearce Diasuransikan Rp 10 Miliar  

Sentuhan Ang Lee di Life of Pi Menakjubkan

Ebiet G. Ade Tak Sengaja Jadi Penyanyi

Pameran Tafsir Legenda Seni Jepang di Semarang  

Shah Rukh Khan Perlu Serba Jumbo

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.