Yogyakarta Jadi Tuan Rumah FFI 2012

TEMPO.CO , Yogyakarta: Kota Yogyakarta terpilih menjadi tuan rumah dalam puncak kegiatan Festival Film Indonesia (FFI) 2012 yang dipusatkan di Benteng Vredeburg Yogyakarta pada 8 Desember 2012.

»Yogyakarta kami pilih karena yang paling memadai infrastrukturnya,” kata Ketua Panitia FFI 2012 Duto Sulistiadi setelah bertemu Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Senin, 5 November 2012.

Infrastruktur yang dimaksud adalah ruang penampung rangkaian kegiatan yang diadakan pada 6-8 Desember, kesiapan pemerintah daerah, dan keamanan. Dalam festival ini, terdapat 45 film komersial yang dinilai sesuai dengan tema »Film Kita, Wajah Kita”. Hampir semua film peserta sudah diputar di bioskop, misalnya Perahu Kertas dan Negeri Lima Menara. Hanya ada dua film yang sudah dinyatakan lulus sensor, tapi belum diputar di bioskop.

Sejumlah kategori penghargaan akan dinilai, yakni film terbaik, sutradara terbaik, penulis cerita asli terbaik, penulis skenario terbaik, pengarah sinematografi terbaik, pengarah artistik terbaik, penyunting gambar terbaik, penata suara terbaik, penata musik terbaik, pemeran utama pria dan wanita terbaik, film pendek terbaik, dan film dokumenter terbaik.

Menurut Duto, penjurian tahun ini lebih sulit karena lebih berbobot dibanding tahun sebelumnya. Durasi proses penjuriannya pun sedikit lebih panjang. »Poin utama penilaian berada di unsur kedalaman cerita. Tapi, karena semua cukup mendalam dan matang ceritanya, dipilih yang paling,” kata dia. Untuk kategori film dokumenter dan film pendek, terdapat sekitar 120 judul yang masuk.

Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif Seni dan Budaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ukus Kuswara, menuturkan acara FFI ini ingin mengusung lagi kultur menggemakan film sebagai wahana yang mendorong perilaku kreatif masyarakat.

PRIBADI WICAKSONO

Berita Terkait:

Skyfall, James Bond Bisa Jenaka

Star Wars Episode Baru Rilis 2015

Koran Vatikan Bahas Film James Bond Skyfall

Beli Lucasfilm, Disney Bikin Star Wars Versi Baru

Sineas Muda Purbalingga Berjaya

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.