Yogyakarta raih emas panahan compound beregu putra PON Papua

·Bacaan 1 menit

Daerah Istimewa Yogyakarta merebut medali emas panahan nomor compound beregu putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua seusai unggul satu poin atas Jawa Barat dalam perlombaan yang digelar di kompleks olahraga Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu.

Tim panahan Yogyakarta yang menerjunkan Baihaqi Mustafa Surya Atmaja, Frederico Rifqi, dan Prima Wisnu Wardhana sukses mengalahkan Jabar yang diisi Amir Mahmud, Deki Adika Hastian, dan Megi Anugrah Putra dengan skor 227-226

Sementara medali perunggu diraih DKI Jakarta yang juga bermain ketat melawan Banten dengan perbedaan empat poin atau 226-222.

Dengan perolehan medali emas ini, Yogyakarta meraih medali pertamanya di cabang olahraga panahan. Kini mereka sudah mengumpulkan satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Sementara pada nomor compound beregu campuran, tim panahan Jawa Tengah juga meraih medali emas pertamanya di cabang panahan.

Tim yang diisi Qanita Syauqina Listiyanto dan Asadel Athariandi Kusuma sukses mengalahkan Aceh yang menerjunkan Munawarah dan Mohamad Mondir.

Sementara medali perunggu direbut Jawa Barat seusai mengakhiri perlawanan DI Yogyakarta

Perjalanan Jateng untuk meraih emas tergolong sulit. Pada babak perempat final, mereka harus mengalahkan DKI Jakarta lewat Tie Break.

Sementara di semifinal sudah ditunggu Jawa Barat yang lebih diunggulkan. Namun nyatanya Jateng mampu unggul satu poin 152-151 untuk melenggang ke babak final. Perjuangan pun berakhir setelah pasangan Qanita dan Asadel mengalahkan atlet Aceh, Munawarah dan Mondir.

Raihan satu emas ini membuat Jateng berada di urutan empat perolehan medali cabang olahraga panahan dengan satu emas dan satu perak.


.Baca juga: Trio srikandi Jatim sabet emas panahan compound beregu putri
Baca juga: Diananda-Riau Ega berjaya di panahan recurve campuran PON Papua
Baca juga: Jakarta raih emas panahan recurve beregu putra lewat tie break

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel