New York Cabut Aturan Wajib Pakai Masker Setelah 2 Tahun

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga di negara bagian New York, Amerika Serikat (AS) tidak lagi diwajibkan memakai masker untuk mencegah penularan Covid-19. Mandat masker ini telah dicabut.

"Negara bagian New York mencabut mandat Covid yang mewajibkan penggunaan masker di kendaraan umum," jelas Gubernur New York, Kathy Hochul, dikutip dari BBC, Kamis (8/9).

Hochul mengatakan, aturan ini dicabut karena New York dinilai semakin kuat melawan penularan dan angka perawatan di rumah sakit juga mengalami penurunan.

Pemerintah New York pertama kali memberlakukan mandat masker pada April 2020. Namun setelah 28 bulan berlaku, mandat itu dicabut.

Dengan pencabutan ini, Hochul ingin warganya kembali menjalani kehidupan normal.

"Kita harus kembali ke kehidupan normal." ujar Hochul.

"(Pemakaian masker) dianjurkan tapi opsional," lanjutnya.

Aturan wajib pakai masker juga dicabut untuk tempat penampungan tunawisma dan penjara.

Kendati demikian, pemakaian masker di tempat-tempat tertentu, seperti panti jompo, rumah sakit, dan fasilitas perawatan kesehatan lainnya tetap berlaku.

Sebelumnya pada April lalu, Presiden Joe Biden memutuskan untuk mencabut mandat penggunaan masker di dalam transportasi umum di seluruh AS. Keputusan ini diambil Biden sejak hakim federal di Florida menganggap mandat ini tidak sesuai dengan hukum.

Keputusan mencabut mandat masker juga didukung oleh Janno Lieber, kepala eksekutif Otoritas Transportasi Metropolitan.

"Menjadi semakin sulit untuk membenarkan dan menegakkan kewajiban masker karena begitu banyak kota dan begitu banyak tempat lain yang dibuka," ujarnya.

Kini penggunaan masker menjadi pilihan bagi warga New York.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]