New York Fashion Week 2021 Siap Digelar, Tamu Wajib Sudah Divaksin Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - New York Fashion Week (NYFW) siap kembali digelar mulai 8 September 2021 hingga 12 September 2021. Salah satu pekan mode bergengsi ini bakal terlaksana di kawasan Battery Park, Rainbow Room, jalan-jalan Soho, serta Brooklyn Navy Yard.

Dilansir dari New York Post, Selasa (7/9/2021), NYFW biasanya menarik sampai 230 ribu orang. Namun karena pandemi Covid-19, acara ini akan terlaksana dengan setengah dari kapasitas biasanya.

Itu berarti, peragaan busana akan dihadiri sekitar 150--200 tamu. Sebagian besar penonton terdiri dari profesional di industri fashion daripada teman desainer dan penggemar.

"NYFW tidak kembali seperti yang diharapkan, melainkan berjalan pelan di tengah (wabah) varian delta, dengan cukup banyak pertunjukan yang hanya bersifat digital, serta pembatasan perjalanan yang membatasi kehadiran," kata pendiri dan direktur Fashion Law Institute Susan Scafidi pada The Post.

Dari 119 show yang ada di kalender resmi, hampir seperempatnya ditayangkan hanya dalam format digital, termasuk Nicole Miller dan Oscar de la Renta. Tamu yang hadir harus menunjukkan bukti telah divaksin Covid-19 dengan mengunduh aplikasi Clear Health Pass.

Tamu dapat pula menunjukkan bukti vaksin dalam bentuk kertas. Panitia akan memeriksa kehadiran dengan memindai barcode bagi yang sudah divaksin. Mereka juga bertugas memberi tahu tamu untuk meninggalkan acara jika tidak memiliki bukti sudah divaksinasi.

Menurut IMG, produser acara, tamu petunjukan NYFW sangat disarankan menggunakan masker. IMG juga tak mengatur tempat duduk, namun tetap membatasi kapasitas saat show berlangsung.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Adaptasi di Pandemi

Seorang model berjalan di runway mengenakan koleksi busana rancangan desainer Jepang, Tomo Koizumi  pada New York Fashion Week di Marc Jacobs Madison, 8 Februari 2019. Koizumi menampilkan parade gaun awan berwarna pelangi (Steven Ferdman/Getty Images/AFP)
Seorang model berjalan di runway mengenakan koleksi busana rancangan desainer Jepang, Tomo Koizumi pada New York Fashion Week di Marc Jacobs Madison, 8 Februari 2019. Koizumi menampilkan parade gaun awan berwarna pelangi (Steven Ferdman/Getty Images/AFP)

Kepala produksi IMG Georgi Versi mengatakan, "Kami menyadari bahwa kami tidak sepenuhnya keluar dari pandemi dan para desainer menyebut mereka ingin menjadi tuan rumah pertunjukan (berkapasitas) antara 150 dan 200 orang di ruang besar yang digunakan sebelumnya."

Sedangkan pendiri NYFW Fern Mallis menyebut, syarat menunjukkan kartu vaksinasi dan memakai masker adalah hal yang penting. Namun, hal tersebut jelas akan mengubah suasana pergelaran busana.

Kepala eksekutif Council of Fashion Designers of America Steven Kolb menyebut desainer membuat acara yang mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19. "Kapasitas penonton akan dikurangi setengah dan kita akan melihat lebih banyak pertunjukan di ruang terbuka," tambahnya.

Protokol Ketat

Model Halima Aden berjalan di atas catwalk menggenakan busana rancangan Sherri Hill Show selama New York Fashion Week 2019 di New York City (8/2). Halima merupakan model berhijab keturunan Amerika-Somalia. (AFP Photo/Ben Gabbe)
Model Halima Aden berjalan di atas catwalk menggenakan busana rancangan Sherri Hill Show selama New York Fashion Week 2019 di New York City (8/2). Halima merupakan model berhijab keturunan Amerika-Somalia. (AFP Photo/Ben Gabbe)

NYFW juga memiliki protokol ketat untuk model dan tim produksinya. Mereka akan dipantau oleh "staf kepatuhan COVID-19," menurut memo kesehatan dan keselamatan yang IMG bagikan kepada desainer bulan lalu.

Selain itu, alat rias dan tata rambut harus sekali pakai dan dibuang setelah digunakan atau disterilkan, menurut memo tersebut. Sedangkan jubah hanya boleh digunakan sekali.

Semua pakaian dan sepatu yang dikenakan model disimpan dalam kantong sebelum dan sesudah digunakan. Bukan prasmanan, konsumsi akan diganti dengan makanan dalam boks.

Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan

Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel