Yosi Project Pop Akan Diperiksa Terkait Investasi Ilegal DNA Pro

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Herman Josis Mokalu atau yang akrab disapa Yosi salah satu personel Project Pop dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri hari ini. Dia akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan investasi ilegal robot trading DNA Pro.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan Yosi akan memenuhi panggilan siang ini.

"Yosi Project Pop hari ini (diperiksa) jam 13.00 WIB," kata Kombes Gatot kepada wartawan, Jumat (22/4).

Bareskrim Polri terus berupaya mengusut investasi ilegal DNA Pro dengan memanggil sejumlah publik figur. Teranyar penyidik memanggil penyanyi Sri Rossa Roslaina Handiyani atau yang akrab disapa Rossa pada Kamis (21/4) kemarin.

Sebelumnya, sejumlah publik figur sudah memenuhi panggilan penyidik di antaranya Rizky Billar dan Lesti Kejora, serta Ivan Gunawan

Adapula untuk publik figur yang bakal diperiksa juga ada Marcello Tahitoe atau Ello, Virzha, DJ Una, hingga Billy Syahputra yang direncanakan bakal dipanggil sebagai saksi.

Dalam kasus ini, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menetapkan 12 tersangka dalam kasus investasi bodong robot trading platform DNA Pro.

Adapun ke-12 tersangka itu yakni, AB, ZII, JG, ST, FR, FE, AS, DV, RK, RS, RU dan YS. Sementara itu, enam orang di antaranya masih dalam buronan atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sejauh ini, Polri menyatakan bahwa total kerugian korban dalam kasus investasi bodong robot trading platform DNA Pro mencapai Rp97 miliar. [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel