YouTuber KSI dan Paul saling ancam sebelum tanding ulang

Oleh Rory Carroll

LOS ANGELES (Reuters) - Dua selebritis YouTuber Olajide 'KSI' Olatunji dan Logan Paul sama-sama meramalkan kemenangan dalam pertarungan mereka di Los Angeles akhir pekan ini ketika keduanya tampil dalam sebuah konferensi pers Kamis (7/11) yang berakhir dengan saling dorong antara kedua petinju ini.

Kedua tokoh daring, yang masing-masing memiliki 20 juta pelanggan YouTube, berakhir seri di Manchester Arena pada Agustus 2018 sebelum menggelar tarung ulang yang diharapkan membuat tiket untuk 21.000 kursi penonton di Staples Center terjual habis.

Kedua pria ini tak punya banyak pengalaman bertinju tetapi karena popularitas mereka yang sangat besar, Komisi Atletik Negara Bagian California mengizinkan pertarungan yang diharapkan promotor-promotornya bakal mengenalkan olahraga ini ke demografi baru tersebut.

Para pecinta tinju konvensional menganggap pertarungan tinju ini sandiwara yang terlalu dibesar-besarkan. Tarung tinju jelang partai utama Sabtu nanti itu akan menampilkan para petinju profesional terkemuka termasuk Billy Joe Saunders dan Devin Haney.

Pertarungan KSI-Paul dijadwalkan berlangsung dalam enam ronde, tidak seperti pada pertemuan mereka sebelumnya, mereka akan mengenakan sarung tinju yang lebih ringan dan tanpa pelindung kepala.

KSI, petinju Inggris berusia 26 tahun, adalah rapper dan gamer yang menyingkirkan YouTuber Joe Weller pada Februari tahun lalu. Dia kemudian menantang Logan dan saudaranya Jake.

"Saya anjing, saya petarung, saya selalu meyakinkan diri bahwa saya mempertahankan apa yang menjadi hak saya. Ini warisan saya," kata KSI kepada Paul dalam konferensi pers Kamis.

"Saya akan meremukkan kamu. Semua yang saya lakukan didasari niat dan kamu harus perhatikan itu dan kamu akan merasakannya."

Paul (24) tenar secara daring berkat video komedi pendek tetapi tahun lalu tersangkut kontroversi yang sepertinya bisa mengancam karirnya. Dia mengatakan akan bertarung untuk "penebusan."

YouTuber Amerika itu dikecam karena memposting video seorang korban bunuh diri di Jepang pada awal 2018 dan membuat lelucon tentang itu. Dia kemudian mencabut video tersebut dan meminta maaf.

"Ini hal pribadi bagi saya. Saya pasti ingin pergi ke sana dan merebut kemenangan dengan cara keras demi teman-teman saya, keluarga saya, penggemar saya dan semua orang yang akan berada di Staples Center," kata dia.

"Tapi jujur saja, KSI kebetulan orang yang harus saya hadapi di ring. Ini adalah akhir dari busur penebusan yang telah mengubah hidup saya, maka dari itu, bagi saya, satu-satunya iblis yang saya lawan di ring adalah diri saya sendiri."