YouTuber Nodie Wakgenk Fasilitasi 2 Pembalap Vespa Medan ke Ajang Nasional

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Medan YouTuber asal Kota Medan, Nodie Wakgenk, memfasilitasi 2 orang pembalap motor Vespa meraih mimpi dengan mengikuti balapan tingkat nasional di Sirkuit Sentul, Jakarta. Balapan akan berlangsung pada Januari 2022.

Kedua pembalap Vespa dari Bonaro Racing Team 52 itu adalah Teguh Iman Murdani (21) dan Djamet Pranata (26). Keduanya warga Jalan Airlangga Ujung, Kelurahan Petisah, Kecamatan Medan Petisah.

Teguh dan Djamet merupakan pembalap berprestasi dalam ajang balap motor Vespa, khususnya Kota Medan. Keduanya akan menguji kemampuan dengan pebalap Vespa di seluruh Indonesia pada ajang Brotos Vespa Race di Sirkuit Sentul, 15 Januari 2022. Keduanya akan mengikuti tingkat profesional dan regular dengan kelas 2T Standart Tune Up.

Nodie Wakgenk selaku donatur kedua pembalap Vespa tersebut mengatakan, sangat mendukung segala kegiatan positif kalangan anak muda. Menurutnya, dari ajang itu bisa mengharumkan nama Kota Medan.

"Awalnya mereka cerita sama saya, ingin sekali bisa ikut kompetisi di luar daerah untuk membawa nama Medan. Saya sangat dukung untuk memfasilitasi mereka ikut ajang balap Vespa di tingkat nasional," katanya, Selasa (28/12/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Persiapan Matang

Ilustrasi Vespa / Sumber: Pixabay
Ilustrasi Vespa / Sumber: Pixabay

Diakui Nodie Wakgenk, telah mempersiapkan timnya dengan matang untuk berkomptisi di Brotos Vespa Race. Dirinya sangat optimis 2 pembalap muda Medan itu bisa keluar sebagai yang terbaik.

"Persiapan sudah 100 persen. Mulai dari kesiapan motor, mesin, mental. Kesehatan pembalap kita dalam kondisi baik," ucapnya.

Menurut Nodie Wakgenk, dalam sebuah kompetisi, khususnya balap motor tidak hanya melulu yang pertama menyentuh garis finish, dan keluar sebagai juara. Namun, mencoba dan berusaha adalah hal paling utama untuk meraih kemenangan.

"Tampil aja dulu, karena sesuatu harus dicoba. Kalaupun menang, itu bonus," ujarnya.

Nodie Wakgenk sangat bersyukur bisa memfasilitasi 2 pembalap muda berpretasi Medan ke ajang nasional. Dia mengaku hanya tidak ingin melihat para pembalap muda berbakat salah langkah dengan memutuskan untuk balap liar di jalanan.

"Mudah-mudahan pemerintah lebih jeli terhadap bakat-bakat pebalap muda, minimal fasilitasi biar mereka tidak balap-balap di jalanan umum," tegasnya.

Bersungguh-sungguh

Ilustrasi (Rio Apinino/Liputan6.com)
Ilustrasi (Rio Apinino/Liputan6.com)

Diharapkan Nodie, 2 pembalap muda Kota Medan, Teguh dan Djamet, bisa menjadi pebalap kebanggaan masyarakat, khususnya Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Pesanku saya ke mereka, bersungguh-sungguh dalam meraih cita-cita. Minimal kalau tidak jadi yang terbaik, jadi yang beda," sebutnya.

Djamet, yang akan ikut dalam balapan tingkat nasional di Sirkuit Sentul, Jakarta, mengatakan, akan tampil semaksimal mungkin untuk meraih hasil positif.

"Yang penting tampil bagus, menang kalah hal biasa. Terpenting tampil maksimal dan meraih hasil positif," tandasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel