Yuk, Kenali Tanda Saat Kucing Peliharaan Merasa Bahagia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Bandung - Kucing menjadi salah satu hewan yang dipelihara oleh banyak orang. Selain lucu, ia mampu meredakan kesedihan dan menghilangkan penat.

Selain itu, kucing juga dapat merilis stres saat kamu tengah dirundung masalah atau lelah seharian bekerja.

Apakah kamu pencinta kucing? Jika ya, maka perhatikan beberapa tanda yang dapat dilihat dari kesehariannya. Karena kita bisa mengenali beberapa perilaku kucing saat ia sakit, sedih, bahagia, atau tersiksa.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Berikut Tandanya

Ilustrasi kucing tidur.
Ilustrasi kucing tidur.

Lincah

Kucing yang sehat dan bahagia dapat dilihat dari kelincahannya. Ia mampu bergerak kesana kemari dan sering keluar pergi bermain hingga mengganggu majikannya.

Bulu Bersinar

Bulu yang bersinar, glowing, bersih dapat dilakukan dengan cara merawat kucing dengan baik. Tak hanya perawatan dari luar seperti penggunaan makan yang bagus atau sering dimandikan, kucing yang bahagia karena disayang majikan membuat bulunya bersinar.

Penurut

Kucing yang bahagia biasanya penurut kepada majikan. Ia akan datang saat dipanggil, sering berpelukan, tak ingin jauh dari kasur, dan mau menunggu serta bersabar jika makanan belum datang.

Buntut Bergoyang

Kucing yang bahagia biasanya menggoyangkan buntut saat dielus, digendong, atau majikannya datang sepulang dari luar. Ia akan menunggu majikan pulang dan menyambutnya dengan sukacita.

Sering Bermain

Biasanya, kucing yang sehat sering bermain dengan kucing sesamanya, kucing tetangga, atau dengan orang-orang rumah. Ia sering memainkan buntutnya, menggaruk Kasur atau sesuatu yang kasar, atau bermain penangkap tikus bersama majikan.

Penulis Fathia Uqimul Haq

Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel