Yuk Nonton Pentas Wayang Kulit Genre Baru

TRIBUNNEWS.COM - Demi memeriahkan Festival Rakyat di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (29/9/2011) akan ada pertunjukan yang juga bersifat merakyat. Pentas wayang kulit masa kini oleh kelompok Wayang Kampung Sebelah dari Solo.  

Ini genre wayang yang baru berdasar cerita rakyat di dalam kehidupan kontemporer kita sekarang ini. Boneka-boneka dibuat dari kulit, berbentuk sosok-sosok manusia modern mencerminkan tokoh-tokoh nyata di dalam kehidupan sehari-hari seperti  penarik becak, bakul jamu, preman, pelacur, pak RT, Pak lurah, sampai pejabat tinggi tingkat pemerintah kota.   

Pagelaran wayang baru ini biasanya penuh dengan sindiran dan kritik yang tajam terhadap berbagai penyimpangan atau kebobrokan oleh para elit yang menyengsarakan warga. Semua  itu dikemas di dalam berbagai adegan yang penuh humor sehingga suasana pertunjukan menjadi segar. Musik digarap secara baru (dirancang oleh Yayat yang juga memainkan jimbe) dengan ansambel berisi perkusi,  bas, saxophone, flute, gitar, dan kendang. Naskah, sutradara, dan dalang adalah Jlitheng Suparman, yang juga seorang dalang wayang kulit.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.