Yuka Tamada Rilis Lagu Pelangi sebagai Bentuk Permintaan Maaf Pernah Menjadi Pelaku Bullying

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Yuka Tamada baru saja merilis singel terbaru pada Jumat (26/3/2021). Penyanyi jebolan Indonesian Idol musim ke-8 itu merilis lagu berjudul "Pelangi".

Lagu terbarunya ini bercerita tentang keberagaman manusia dengan segala perbedaannya. Hal itu disampaikannya saat menggelar konferensi pers secara virtual.

"Pelangi ini metafora dari manusia, banyak warna, meselebrasi individualitas, pelangi begitu banyak warnanya, dan manusia pun begitu," kata penyanyi 28 tahun itu.

Sayangnya, perbedaan itu justru kerap menimbulkan hal negatif. Tak jarang, seseorang menjadi bahan bullying hanya karena berbeda dengan orang-orang di sekitarnya.

Inspirasi

Yuka Tamada (ist)
Yuka Tamada (ist)

Hal itu lah yang kemudian menjadi inspirasi dari Yuka Tamada dalam membuat lagu ini.

"Dulu pas sekolah aku punya teman yang sering di-bully hanya karena dia berbeda dari cara ngomongnya, dan lain-lain," jelasnya.

Permintaan Maaf

Yuka Tamada Jazz Traffic 2016 (Nizar Zulmi/Bintang.com)
Yuka Tamada Jazz Traffic 2016 (Nizar Zulmi/Bintang.com)

Lagu "Pelangi" ini juga sekaligus bentuk permintaan maaf dari Yuka Tamada yang kebetulan menjadi salah seorang pelaku bullying pada masa itu.

"Setelah semakin dewasa, aku baru sadar bahwa yang aku lakuin itu salah. Ibarat kata, lagu ini adalah permintaan maaf aku yang dulu," sambung Yuka Tamada.

Harapan

Lewat lagu ini, Yuka Tamada ingin mengajak para pendengar menghargai indahnya perbedaan. Ia berharap pesan di lagu ini bisa menginspirasi teman-teman untuk menjadikan sebuah perbedaan menjadi sebuah keindahan untuk saling tetap menghargai satu sama lain.

Perilisan lagu "Pelangi" ini juga sekaligus pembuka jalan Yuka Tamada untuk berkarier di bawah naungan Lakoe Musik.