Yusuf Widianto pertahankan gelar sanda 56 kg

·Bacaan 1 menit

Atlet Jawa Tengah Yusuf Widianto mempertahankan statusnya sebagai juara wushu nomor sanda kelas 56 kg setelah menghentikan perlawanan sengit Adi R. Manurung dalam pertandingan final merebutkan medali emas PON XX Papua di Merauke, Minggu.

Yusuf, yang juga peraih medali perak SEA Games 2019, sempat terjatuh beberapa kali di babak pertama sebelum kelima juri memenangkan Adi Manurung di sesi pembuka.

Kalah di babak pertama, Yusuf Widianto bangkit untuk memaksa pertandingan draw di babak kedua, sebelum mengunci kemenangan di babak penutup demi mempersembahkan medali emas kedua dari wushu bagi Jateng.

Yusuf mengikuti langkah rekan sepelatihannya Laksmana Pandu Pratama yang memenangi kelas 52 kg atas Boston Siagian dari DKI Jakarta pada pertandingan lebih awal.

Atlet Jawa Barat Jimy Stif Menda dan wakil tuan rumah Papua Stefano Gilbert Rumagit berbagi medali perunggu setelah keduanya terhenti di semifinal.

Wushu menjadi cabang olahraga yang kali pertama dipertandingkan di Klaster Merauke, Selain wushu, di klaster ini juga ada pertandingan sepak bola putri, anggar, gulat, catur, dan balap motor.

Cabang olahraga wushu digelar dari 29 September hingga 3 Oktober dengan memperebutkan masing-masing 12 medali emas dari nomor taolu (seni jurus) dan 11 emas dari sanda (tanding).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel