Zakat ASN Jateng 2022 Capai Rp 78 M, Baznas Pastikan Penerima Sesuai Asnaf

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah memastikan zakat infak dan sadaqah yang dihimpun dari ASN di lingkup Pemprov Jateng dan masyarakat, digunakan untuk kemanfaatan umat. Hingga akhir 2022, total ZIS yang dikumpulkan oleh Baznas Jateng mencapai 78 miliar.

Ketua Baznas Jateng Ahmad Darodji mengatakan, tassaruf atau pengembalian ZIS digunakan untuk kesejahteraan umat. Hal itu berpedoman pada 8 asnaf (golongan penerima zakat). Di antaranya Fakir, Miskin, Amil, Mu'allaf, Hamba sahaya, Gharimin, Fisabilillah dan Ibnus Sabil.

"Penerima bantuan itu tidak boleh di luar 8 asnaf itu," ujar Darodji, Minggu (1/1/2023).

Ia mengatakan, dana ZIS yang terkumpul hingga November 2022 mencapai Rp 78,203,677,637. Menurutnya, dari total dana tersebut 70 persen dikelola oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di dinas ataupun lembaga di bawah naungan atau setingkat dengan Pemprov Jateng. Sementara 30 persennya dikelola oleh Baznas Jateng.

Dana tersebut kemudian dibagi 50 persen untuk bantuan produktif dan 50 persen untuk dana konsumtif.

Tasaruf sektor konsumtif di antaranya, bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 965 unit, bantuan jambanisasi 742 unit. Adapula bantuan sarana pendidikan untuk SD/MI sejumlah 590, Ponpes 585 dan TPQ 226.

Darodji mengatakan, untuk bantuan RTLH dari Baznas Jateng bekerjasama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim). Hal itu karena, pada dinas tersebut telah terdata nama penerima bantuan berikut alamat pasti.

Adapula, bantuan untuk masjid sejumlah 694 unit, musala 343 unit dan lembaga 183 unit Di samping itu ada beasiswa S-1 yang menyasar 1.426 orang, jenjang S-2 sebanyak 116 orang dan jenjang S-3 sebanyak 14 orang. Di bidang kesehatan, Baznas Jateng telah memberikan bantuan 20 kaki palsu, 600 buah kursi roda dan sebuah alat dengar.

Selain itu Baznas Jateng juga membantu untuk pemulihan bencana seperti di Semeru-Jatim, Palu-Sulawesi Tengah dan Lombok NTT. Bantuan itu pun diserahkan di lokasi bencana yang ada di 19 titik di Jawa Tengah.

Tasaruf sektor produktif yang telah dilakukan Baznas Jateng 2022 ini, diantaranya ; pelatihan kerja kuliner sebanyak 2.105 orang, sertifikasi jasa konstruksi 1.439 orang, pelatihan potong rambut 75 orang. Pelatihan budidaya lele 718 orang, pelatihan bengkel mobil penyandang disabilitas 105 orang, pelatihan stir dan montir mobil 288 orang, pelatihan laundry dan cuci kendaraan 417 orang.

Selain itu, ada pelatihan kerajinan bambu 180 orang, pelatihan juru sembelih halal 240 orang, pelatihan pertanian organik 101 orang, pemulasaran jenazah 802 orang, pembuatan eco enzym 298, pengolahan sampah jadi pupuk dan pakan ternak 107 orang, pelatihan satpam 20, pelatihan water rescue 70 orang, coaching bussines syariah 140 orang dan calon peserta pelatihan housekeeping dan tourist 200 orang. Adapula, pemberian bantuan modal usaha kepada 6000 mustahik produktif.

Darodji mengatakan, bahwa bantuan yang diberikan Baznas kepada penerima telah melewati verifikasi. Ia memastikan, bahwa hanya yang berhak (sesuai asnaf) yang mendapat bantuan. [hhw]