ZBRA akui masuk ke bisnis logistik perbaiki ekuitas jadi positif

·Bacaan 2 menit

PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) mengakui masuknya perusahaan ke bisnis logistik membantu memperbaiki ekuitas perseroan yang sebelumnya negatif kini menjadi positif.

Direktur ZBRA Gary Tanoesoedibjo dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan, perubahan ekuitas positif tersebut tidak terlepas dari masuknya PT Dos Ni Roha atau DNR pada 2021 yang telah resmi berada di bawah naungan ZBRA.

Pada 2020, ZBRA mencatatkan ekuitas minus Rp10,7 miliar dan pada kuartal III-2021 perseroan telah berhasil mencatatkan ekuitas positif pada angka Rp1,3 triliun.

"Masuknya DNR yang kini telah berada di bawah naungan ZBRA sendiri telah memberikan dampak bisnis yang cukup signifikan di mana ZBRA dapat mencapai kenaikkan angka net sales dibandingkan tahun yang lalu," ujar Gary.

Angka penjualan bersih atau net sales yang dimiliki oleh ZBRA mengalami peningkatan yang signifikan sampai dengan kuartal III-2021 ini yang tercatat naik 30.000 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

ZBRA berhasil mendapatkan angka net sales Rp2,7 triliun, meningkat drastis dibandingkan 2020 di mana ZBRA hanya mencatatkan kisaran angka net sales sebesar Rp8,8 miliar.

DNR merupakan perusahaan yang bergerak di bidang logistik modern yang menjanjikan saat ini. Ditambah dengan jaringan gudang yang dimiliki tersebar di seluruh Indonesia, lanjut Gary, menjadi salah satu senjata penting dalam keberlangsungan bisnis perseroan.

Selain itu DNR juga mempunyai 32 cabang dan juga ditopang dengan 15 sub-cabang hingga tujuh gudang 4PL yang tersebar di seluruh Indonesia.

Gary menambahkan, perseroan sekarang berfokus untuk menghadirkan layanan digitalisasi logistik yang modern dan juga terintegrasi secara menyeluruh lewat jaringan gudang yang dimilikinya.

"Kami akan terus hadir memberikan layanan logistik yang modern dan terintegrasi secara digital lewat jaringan yang dimiliki oleh DNR," kata Gary.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III-2021, ZBRA mencatatkan angka laba kotor atau gross profit mencapai Rp395 miliar, melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp1,3 miliar.

Baca juga: ZBRA: Digitalisasi pangan dan modernisasi logistik kunci pertumbuhan

Baca juga: Zebra Nusantara dan LX International berkolaborasi di sektor logistik

Baca juga: Manajemen baru ZBRA optimistis dengan masuknya DNR Corporation

Baca juga: DNR Distribusi ditunjuk jadi distributor resmi vaksin Sinovac

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel