Ziarah ke Makam COVID-19 di Sulsel Diizinkan, Ini Ketentuannya

Lis Yuliawati, Irfan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelaksana tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, telah mengeluarkan surat edaran perihal diperbolehkannya kepada warga yang hendak berziarah ke makam COVID-19 di pekuburan Macanda, Kabupaten Gowa.

Sejalan dengan itu, jajaran Polres Gowa telah menyatakan siap memberikan pelayanan kepada setiap warga yang akan berziarah.

Kepala Sub-Bagian Humas Polres Gowa Ajun Komisaris Polisi M Tambunan mengatakan, hal yang terpenting untuk diingat bagi semua pengunjung agar memperhatikan kebersihan makam.

“Saya berharap para pengunjung yang nantinya akan melakukan ziarah di pekuburan Macanda, Kabupaten Gowa, agar tetap menjaga kebersihan di pemakaman. Juga menjaga keamanan, dan bila menemui kendala dapat menghubungi pihak kepolisian Polres Gowa yang bertugas di lokasi pemakaman," ujarnya melalui keterangannya, Senin, 22 Maret 2021.

Adapun sejumlah poin penting yang tertera di dalam surat edaran pelaksana tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman tersebut, di antaranya mewajibkan kepada seluruh pengunjung untuk mendaftar secara daring. Kemudian datang setelah mendapat konfirmasi dari Satgas COVID-19.

Adapun jadwal ziarah, mulai dibuka pada pukul 09.30 hingga pukul 11.30 Wita. Lama berziarah per satu rombongan hanya 30 menit, dan perwakilan keluarga yang diperbolehkan hanya 5 orang. Selain itu, setiap peziarah didampingi dari pihak keamanan, kemudian pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan di antaranya menggunakan masker, menjaga jarak dan wajib mencuci tangan.

Tambunan meminta semua pihak memaklumi apabila masih ada miskomunikasi mengenai izin kegiatan ziarah, sebab pihak Polres Gowa dengan Gugus Tugas Satgas COVID-19 Sulsel masih akan melakukan kesiapan sarana pendukung lainnya.

Kemudian, untuk menghindari kesimpangsiuran informasi, pihak Polres Gowa berharap masyarakat atau pengunjung sekaligus sebagai pihak keluarga yang akan melakukan ziarah di pekuburan, dapat bersabar dan menanti informasi lebih lanjut dari satgas.

“Kepada para jurnalis yang akan melakukan peliputan di pekuburan diharapkan dapat berkoordinasi dengan Gugus Tugas Satgas COVID-19 Sulawesi Selatan guna mendapatkan petunjuk lebih lanjut,” ujar Tambunan.