Zidane Bikin Manchester United Galau, Ada Apa?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta- Zinedine Zidane merupakan salah satu pelatih yang ditaksir Manchester United untuk menggantikan manajer Ole Gunnar Solskjaer. Sayangnya Zidane justru membuat MU galau berat.

MU diyakini tak lama lagi akan memecat Solskjaer akibat rentetan hasil buruk. Meski saat ini masih dipertahankan, Solskjaer kemungkinan didepak jika hasil negatif terus berlanjut hingga awal Desember 2021.

Setan Merah begitu menginginkan Zinedine Zidane menjadi pengganti Solskjaer. MU terkesan dengan kinerja Zidane saat sukses besar menangani Real Madrid yang merupakan klub profesional pertamanya di dunia kepelatihan.

Bintang MU Cristiano Ronaldo juga sudah merestui Zidane yang menggantikan Solskjaer. Ronaldo kebetulan sudah pernah dilatih Zidane bersama bek Raphael Varane di Real Madrid.

Namun Man Utd kini dibikin galau dan pusing oleh Zidane. Meski saat ini sedang menganggur, pria Prancis itu dilaporkan sudah meminta MU untuk menunggu hingga musim depan.

Dua Opsi

ilustrasi logo manchester united (Liputan6.com/Abdillah)
ilustrasi logo manchester united (Liputan6.com/Abdillah)

Zidane baru mau melatih lagi awal musim 2022/2023. Eks pemain Juventus itu diklaim jurnalis Bild Christian Falk, tak sudi menangani tim di tengah musim seperti saat ini.

Situasi ini jelas merepotkan MU. Mereka kemungkinan harus mencari manajer baru lain jika memecat Solskjaer sebelum Natal 2021. Opsi lain adalah mempertahankan Solskjaer sampai akhir musim sembari menunggu Zidane siap.

Dilema

Mempertahankan Solskjaer bakal berisiko tinggi. Di awal musim ini saja prestasi MU bersama Solskjaer terpuruk. Mereka tertahan di urutan enam klasemen Liga Inggris.

Andai terus ancur bersama Solskjaer, MU bisa-bisa kehilangan kesempatan mendapatkan tiket berlaga di Liga Champions musim depan. Zidane tentu ogah bergabung jika MU absen di Liga Champions.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel