Zidane Ungkap Penyebab Real Madrid Tampil Melempem di Liga Champions

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVA – Real Madrid harus puas bermain imbang dengan skor 2-2 ketika bertandang ke markas Borussia Moenchengladbach dalam matchday 2 Grup B Liga Champions 2020/2021. Selepas pertandingan tersebut, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengungkapkan penyebab timnya tampil melempem.

Dua gol yang dicetak Marcus Thuram pada menit 33 dan 58 membawa tuan rumah unggul di Borussia Park. Namun, gol telat dari Karim Benzema (87') dan Casemiro (90'+3') membuyarkan pesta kemenangan Gladbach yang sudah di depan mata.

Baca Juga: 8 Fakta Miris Real Madrid Usai Diimbangi Moenchengladbach

Setelah dikalahkan Shakhtar Donetsk dengan skor 2-3, El Real terlihat masih kesulitan untuk tampil konsisten di Liga Champions musim ini. Akan tetapi, Zidane pasang badan terhadap kritikan yang menimpa skuad besutannya.

"Kami tidak pernah menyangka bakal ada drama seperti ini. Namun, tim saya baru saja memberi bukti soal kemampuan dalam bereaksi," ujar Zidane, seperti dikutip Goal, Rabu 28 Oktober 2020.

"Saya pikir kami bagus di babak pertama. Tetapi, masalah utama yang kami harus kami benahi adalah kesalahan serius yang berujung pada gol pertama mereka," katanya.

Hasil ini membuat Los Blancos mencatatkan satu menang, satu imbang, dan dua kalah dari empat pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Ke depan, Zidane harus segera cari solusi jelang laga melawan Huesca di LaLiga dan Inter Milan di Liga Champions.

Apalagi, kegagalan meraih hasil positif dalam dua pertandingan beruntun di Liga Champions membuat posisi Zidane sebagai pelatih digoyang. Namun, pelatih asal Prancis itu tetap percaya diri bisa mempertahankan karakter juara di skuad Real Madrid.

Baca Juga: Si Tenaga Kuda Jadi Bintang Moenchengladbach Vs Real Madrid

"Kami gagal mentransformasikan penguasaan bola menjadi peluang yang baik. Jika harus mengambil hal positif dari pertandingan (dini hari) tadi adalah bagaimana reaksi para pemain dan itu adalah poin yang sangat berharga," ucapnya.

"Musim ini memang sangat sulit bagi semua orang, tetapi hari ini saya banggak pada tim. Dengan permainan seperti ini, tanpa keraguan kami akan lolos ke babak berikutnya," tutur pelatih berusia 48 tahun tersebut.