Zinedine Zidane Desak Real Madrid Selesaikan Kontrak Sergio Ramos

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Belakangan, kabar bakal hengkangnya Sergio Ramos dari Real Madrid makin berhembus kencang. Bahkan, ayahnya Jose Maria Ramos memanaskan rumor hengkang sang anak dari Real Madrid.

Pemain 34 tahun itu kembali dikabarkan bakal meninggalkan Santiago Bernabeu setelah pembicaraan kontrak barunya belum menemui kesepakatan. Dengan kontrak yang tersisa hingga akhir musim ini, Ramos diperbolehkan negosiasi dengan klub mana pun pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang.

Tentu, Madrid tak ingin hal itu terjadi. Sebab, eks bek Sevilla itu merupakan pilar utama Los Blancos di lini pertahanan.

Masalahnya, kedua belah pihak belum menemui kata sepakat. Ramos kecewa dengan Presiden Florentino Perez yang cuma memberikan tawaran kontrak tambahan dalam dua tahun ke depan serta potongan 20 persen gaji.

Dari Ramos, tidak rela gajinya yang mencapai 12 juta euro per tahun, dikurangi. Dia juga meminta durasi kontrak lebih panjang, yakni tiga tahun.

Hingga kini, perdebatan masih terjadi. Namun, diungkapkan Jose Maria Ramos, anaknya bakal memilih untuk bertahan. Dia yakin sang anak akan menghabiskan sisa kariernya bersama El Real.

Zidane Mendesak

Terkait polemik ini, juru taktik Madrid Sergio Ramos mengatakan bahwa ia meminta agar klub segera menyelesaikan soal kontra pemain Timnas Spanyol itu.

"Kami selalu menginginkan dia bersama kami, untuk apa dia dan apa yang dia transmisikan. Kami harus bekerja dengan yang lain yang ada di sini," ujar Zidane dikutip Marca, Sabtu 21 November 2020.

Zidane menegaskan, Ramos adalah sosok kapten yang dibutuhkan timnya. Terkait nasib Ramos di Timnas Spanyol, ia enggan menanggapinya.

"Saya berharap kontrak Sergio akan segera diselesaikan demi kebaikan semua orang. Dia adalah kapten kami, dan dia menunjukkannya. Tim nasional tidak ada hubungannya dengan itu, dia harus terus bermain selama dia mau," ungkapnya.

Sebagai informasi, sejumlah klub sedang memantau perkembangan situasi Ramos. Mulai dari Juventus, Paris Saint-Germain, hingga Manchester United.