Zlatan Ibrahimovic Kirim Peringatan ke Erling Haaland: Awas, Hati-hati terhadap Ego Guardiola

Bola.com, Milan - Erling Haaland langsung menyihir Liga Premier dan sudah mengoleksi 22 gol dalam 15 penampilan untuk Manchester City di bawah besutan Pep Guardiola. Namun, superstar AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, malah mengirim peringatan kepada Haaland.

Ibrahimovic memperingatkan Erling Haaland supaya tidak membiarkan ego Guardiola malah menghancurkan kariernya di Man City.

Haaland didapuk sebagai pemain paling moncer di kancah sepak bola dunia sejak merapat ke Stadion Etihad. Dia menggelontorkan 17 gol dalam 11 penampilan di Premier League, atau 22 gol di semua ajang kompetisi.

Kontribusi Haaland bahkan dianggap melampaui kocek yang dikeluarkan City saat memboyong Haaland dari Borussia Dortmund pada musim panas 2022. Harga transfer Haaland mencapai 51 juta pounds (Rp899 miliar).

Erling Haaland beradaptasi cepat dan mampu membuktikan bisa cocok di skuad Guardiola, yang kerap bermain tanpa penyerang tengah dalam beberapa tahun belakangan.

 

Berdasar Pengalaman Pribadi

<p>Zlatan Ibrahimovic menjadi salah satu pemain yang memiliki kisah manis dengan Mino Raiola. Ia bergabung dengan agensi Raiola sejak membela Juventus. Berkat pria Italia tersebut, Ibra pernah mencicipi karier di beberapa klub top Eropa bahkan Amerika seperti&nbsp;Inter Milan, Barcelona, AC Milan, PSG, Manchester United, dan LA Galaxy. (AFP/Marco Bertorello)</p>

Zlatan Ibrahimovic menjadi salah satu pemain yang memiliki kisah manis dengan Mino Raiola. Ia bergabung dengan agensi Raiola sejak membela Juventus. Berkat pria Italia tersebut, Ibra pernah mencicipi karier di beberapa klub top Eropa bahkan Amerika seperti Inter Milan, Barcelona, AC Milan, PSG, Manchester United, dan LA Galaxy. (AFP/Marco Bertorello)

Namun, Ibrahimovic mewanti-wanti Haaland bahwa Guardiola bisa menjadi pengaruh negatif dalam kariernya. Komentar Ibra itu berdasar pengalaman pribadinya dengan pelatih asal Spanyol itu.

Zlatan bekerja sama dengan Guardiola hanya dalam satu musim yang suram, pada 2009/2010 di Barcelona. Hubungan mereka memburuk dan Ibra hengkang untuk bergabung ke AC Milan.

Ibrahimovic marah kariernya di Barcelona tidak berhasil dan mengklaim dikorbankan untuk memberi jalan mulus kepada Lionel Messi menempati peran yang diinginkannya. Mantan kapten Swedia itu kemudian berselisih dengan Guardiola.

 

Meremehkan Guardiola

Kedua pemain juga berhasil mencatatkan rekor baru. Haaland berhasil menjadi pemain Liga Inggris pertama yang sukses mencetak hattrick dalam tiga laga kandang secara beruntun. Sementara itu, Phil Foden menjadi pemain termuda (22 tahun 127 hari) yang mampu mencetak 50 gol di bawah kepelatihan Pep Guardiola mengalahkan Lionel Messi (22 tahun 164 hari). (AP/Rui Vieira)
Kedua pemain juga berhasil mencatatkan rekor baru. Haaland berhasil menjadi pemain Liga Inggris pertama yang sukses mencetak hattrick dalam tiga laga kandang secara beruntun. Sementara itu, Phil Foden menjadi pemain termuda (22 tahun 127 hari) yang mampu mencetak 50 gol di bawah kepelatihan Pep Guardiola mengalahkan Lionel Messi (22 tahun 164 hari). (AP/Rui Vieira)

Ditanya pandangannya tentang Guardiola saat bekerja bersamanya pada 2016, Ibrahimovic meremehkan mantan pelatihnya itu.

“Banyak hal telah terjadi sejak saat itu hingga sekarang, jadi bagaimana dia bekerja hari ini saya tidak tahu, dan saya tidak peduli, karena dia bukan pelatih saya," kata Ibrahimovic, seperti dikutip Mirror, Jumat (4/11/2022).

Lalu apa pendapatnya tentang Haaland?

"Saya sangat menyukainya. Dia pemain yang sangat pintar. Dia tidak melakukan hal-hal yang tidak terjangkau. Dia tidak turun ke belakang untuk menjemput bola, tapi menunggu di depan gawang dan mencetak gol," tutur Zlatan.

 

Mengkritik Guardiola

Menurut Zlatan, sosok Haaland merupakan versi modern dari tiga striker hebat pada masa lalu.

"Dia mengingatkan saya pada mantan pemain seperti Filippo Inzaghi, David Trezeguet, dan Christian Vieri. Faktanya dia versi baru dari tiga pemain itu," kata Ibra.

"Apakah Guardiola mengembangkan kemampuannya? Itu tergantung dari ego Guardiola, apakah dia membiatkan Haaland lebih besar darinya atau tidak. Dia tidak membiarkan saya atau pemain lain untuk menjadi sebesar itu," tutur Zlatan.

Sumber: Mirror 

Selama tiga tahun ke depan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group menjadi pemegang hak siar English Premier League (EPL). Kompetisi bergengsi ini akan ditayangkan secara gratis di stasiun televisi SCTV dan bisa dinikmati secara live streaming dengan berlangganan di Vidio. Sobat Bola.com mau tahu detailnya? Klik tautan ini.

Yuk Intip Posisi Man City