Zohri bersaing dengan sprinter tangguh di heat 4 Olimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

Lalu Muhammad Zohri bersaing dengan sprinter tangguh kelas dunia dalam debutnya di heat 4 nomor 100 meter putra Olimpiade Tokyo di Olympic Stadium, Sabtu pukul 20:09 waktu setempat atau 18:09 WIB.

Dari list peserta, Zohri akan start di lane 5. Ia berada di samping peraih emas Asian Games Jakarta-Palembang 2018 nomor 100 meter putra Su Bingtian asal Cina yang menempati lane 4.

Selain itu, Zohri juga akan adu cepat dengan sprinter asal Jepang Yuki Koike yang merupakan peraih emas di nomor 200 meter putra Asian Games 2018. Belum lagi, sprinter Kenya Mark Otieno Odhiambo dan Gift Leotlela dari Afrika Selatan.

Ada juga Ebrima Camara (Gambia), Kemar Hyman (Kepulauan Cayman), Jason Rogers (Saint Kitts dan Nevis), dan Ratu Banuve Tabakaucoro (Fiji). Untuk bisa lolos ke semifinal, minimal Zohri harus masuk tiga besar dalam perlombaan nanti.

Merujuk pada personal best peserta yang tertera di situs resmi Olimpiade Tokyo, Zohri tampaknya harus bekerja keras untuk bisa bersaing.

Catatan waktu terbaik Zohri adalah 10,03 detik yang ia torehkan di seri Golden Grand Prix Osaka 2019 di Jepang. Angka tersebut berada di bawah peserta lain yang beberapa di antaranya memiliki personal best di bawah 10 detik.

Seperti Su Bingtian (9,91 detik), Gift Leotlela (9,94 detik), Kemar Hyman (9,95 detik), dan Yuki Koike (9,98 detik).

Jika melihat best season atau pencapaian terbaik tahun ini, Zohri memiliki 10,34 detik yang ia raih saat tampil di test event Olimpiade Tokyo pada Mei lalu. Jika dibandingkan dengan peserta lainnya, angka tersebut berada di paling bawah kedua.

Gift Leotlela adalah yang terbaik dengan 9,94 detik. Kemudian Su Bingtian juga tahun ini mencetatkan waktu terbaik 9,98 detik. Sementara Jason Rogers di angka 10,01 detik. Sisanya pun masih berada di atas Zohri. Hanya Ratu Banuve Tabakaucoro yang catatan waktu musim ini tak lebih baik dari Zohri dengan 10,59 detik.

Layak dinantikan bagaimana Zohri bersaing dengan lawan-lawanya tersebut. Sprinter asal Lombok itu telah melakukan berbagai persiapan sebelumnya dan menargetkan bisa finis dengan catatan waktu di bawah 10 detik.

Ia pun telah beradaptasi dengan Olympic Stadium, termasuk starting blocks yang digunakan. "Kondisi saya saat ini sehat dan bugar," kata Zohri belum lama ini seperti rilis dari NOC Indonesia.

Baca juga: Lalu Zohri dan kepungan persaingan sengit sprinter di bawah 10 detik
Baca juga: Jadwal Indonesia, Sabtu: Zohri beraksi, Greysia/Apriyani di semifinal
Baca juga: Zohri manfaatkan waktu beradaptasi dengan arena perlombaan
Baca juga: Alvin Tehupeiory petik pengalaman berharga di Olimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel