Zulham Zamrun dan Patrich Wanggai Memotivasi Skuad Juku Eja Untuk Bersaing di Piala Menpora 2021

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Dua pemain senior PSM Makassar, Zulham Zamrun dan Patrich Wanggai optimistis skuad Juku Eja mampu bersaing di Piala Menpora 2021.

Di ajang pra musim ini, PSM tergabung di Grup B bersama Bhayangkara FC, Persija Jakarta dan Borneo FC. Keempat tim bakal saling berhadapan di Stadion Kanjuran, Malang.

Kepada awak media Makassar usai sesi latihan di Lapangan Bosowa Sports Centre, Jumat (19/3/2021), keduanya kompak menegaskan bahwa status underdog plus mengandalkan materi lokal justru menjadi modal terselubung buat PSM untuk membuat kejutan di Malang.

"Kami semua dalam kondisi baik. Yang penting di setiap laga tetap fokus dan punya keinginan besar untuk menang," ungkap Patrich.

Keyakinan serupa dikatakan Zulham yang dikenal sebagai pemain spesialis turnamen.

"Saya akui semua lawan di Grup B adalah tim tangguh. Tapi, kami akan menghadapi mereka dengan modal semangat ala pemain Indonesia Timur," kata Zulham yang pernah membawa Persib Bandung meraih trofi Piala Presiden 2015 serta bersama PSM meraih juara Piala Indonesia 2018/2019.

Di kedua ajang ini, Zulham juga menjadi top scorer. Di tempat sama, pelatih PSM, Syamsuddin Batola menambahkan, skuad asuhannya datang ke Malang bukan sekadar hanya sebagai pelengkap.

"Saya sudah tekankan kepada pemain agar menjaga marwah PSM Makassar. Apa pun kondisinya, kalian harus tampil optimal. Kalah atau menang itu urusan nanti," tutur Syamsuddin.

Adopsi Strategi Eks Pelatih Asing PSM

Zulham Zamrun mengikuti sesi latihan PSM Makassar di Lapangan Bosowa Sports Centre, Jumat (12/3/2021). (Bola.com/Abdi Satria)
Zulham Zamrun mengikuti sesi latihan PSM Makassar di Lapangan Bosowa Sports Centre, Jumat (12/3/2021). (Bola.com/Abdi Satria)

Syamsuddin mengungkapkan, dia sudah menyiapkan strategi khusus yang disesuaikan dengan materi pemain dan karakter khas PSM Makassar. Syamsuddin mengaku diuntungkan karena mayoritas pemainya berasal dari Indonesia Timur.

"Kondisi ini membuat mereka bisa beradaptasi cepat dengan strategi yang saya siapkan," papar Syamsuddin.

Dalam meracik strategi, Syamsuddin menggunakan pengalamannya saat menjadi asisten pelatih di PSM. Ia pernah berkolaborasi dengan sejumlah pelatih asing Juku Eja seperti Alfred Riedl, Hans-Peter Schaller, Robert Alberts dan Darije Kalezic.

"Saya memadukan ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan dari mereka. Juga dari berbagai metode dan program yang saya dapatkan selama mengikuti berbagai jenjang kursus kepelatihan ," kata Syamsuddin yang sudah mengantongi lisensi kepelatihan A-AFC ini.

Rencananya, PSM akan bertolak ke Malang pada Sabtu (20/3/2021).

"Saya akan membawa 25 pemain. Jumlah ini sudah cukup untuk melakukan rotasi ditengah jadwal yang padat," pungkas Syamsuddin.

Saksikan video pilihan berikut ini: