Zulhas, Hatta dan Soetrisno Bertemu Buya Syafii Maarif, Bahas Apa?

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Ketua Majelis Pertimbangan PAN, Hatta Rajasa, Ketua Dewan Kehormatan Partai Soetrisno Bachir, dan Ketua POK DPP PAN A. Mumtaz Rais mengunjungi tokoh Muhammadiyah yang juga Guru Bangsa Ahmad Syafii Maarif.

Pertemuan yang berlangsung di rumah Buya Syafii di Yogyarakta ini berjalan selama kurang lebih 1,5 jam secara tertutup. Meski demikian dengan protokol kesehatan yang ketat. Menurut Zulhas, pertemuan dengan Buya Syafii berlangsung hangat dan akrab.

"Kami banyak berdiskusi tentang isu-isu kebangsaan. Buya banyak berpesan tentang konsistensi implementasi Pancasila dalam konteks bangsa dan negara," ujar Zulhas begitu disapa dalam keterangannya, Senin 14 Juni 2021.

Menurut Buya Syafii, kata Zulhas, saat ini kita cenderung inkonsisten dalam menjalankan Pancasila. Seringkali Pancasila tidak tercermin dalam undang-undang yang dihasilkan.

“Bahkan Pancasila dipakai oleh sebagian orang untuk terus menjaga pembelahan di tengah masyarakat, ada yang mengaku saya Pancasila sambil menuduh yang lain tidak. Buya banyak berpesan soal Pancasila, sebagaimana yang pernah beliau tulis. Kami banyak mendengarkan dan berdiskusi lebih dalam," ujar Zulhas.

Menanggapi pesan Buya Syafii, Zulhas menyampaikan komitmen PAN untuk menjalankan pesan Buya Syafii tersebut.

"PAN memang ingin hadir menjadi solusi untuk persoalan-persoalan bangsa yang ada. Baik di politik maupun di parlemen. Saya juga terus menyuarakan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, melaksanakan nilai-nilai Pancasila. Masyarakat jangan sampai terus terbelah akibat politik, social distrust jangan terus dipelihara."

Dalam kunjungannya ke Yogyakarta hari ini. Zulhas dan rombongan juga diagendakan bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kepatihan Keraton Yogyakarta serta silaturahmi dengan pimpinan PP Muhammadiyah di Gedung Dakwah Cik Ditiro.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel